Artificial Intelligence and Criminal Liability: New Challenges for Indonesian Criminal Law

  • Ade Ari Gumilar Universitas Galuh Ciamis
  • Zabidin Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Rica Gusmarani Universitas Deli Sumatera
  • Makkah Universitas Indonesian Timur
  • Iwan Rasiwan Universitas Kartamulia Purwakarta
Keywords: Artificial Intelligence, Criminal Liability, Criminal Law, Technology, Regulation

Abstract

The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) has significantly transformed various aspects of human life, including the field of criminal law. AI technology is no longer limited to functioning as a supporting tool; it is increasingly capable of operating in a semi-autonomous or fully autonomous manner through machine learning systems. This development raises new legal challenges, particularly concerning criminal liability when AI systems are involved in actions that constitute criminal offenses. The primary issue lies in determining the appropriate legal subject to be held accountable, given that the Indonesian criminal law system remains predominantly centered on human actors (natural persons). This study aims to examine the challenges of criminal liability arising from the use of AI in Indonesia and to explore relevant legal concepts that may address these emerging issues. The research employs a normative juridical method, utilizing both statutory and conceptual approaches. The legal materials analyzed include legislation, scholarly publications, and prior studies related to AI and criminal law. The findings indicate that AI has not yet been recognized as a legal subject within the Indonesian legal framework, and therefore cannot be held criminally liable. As a result, liability is still attributed to human actors, including developers, users, and corporations that deploy AI technologies. Nevertheless, the increasing autonomy of AI systems calls for a re-evaluation and adaptation of existing criminal law doctrines to ensure legal certainty, fairness, and adequate protection for society in the digital era.

References

Aldin, A., Jumanudin, J., & Fahlevi, A. R. (2026). Pertanggungjawaban Pidana Dalam Tindak Pidana Berbasis Artificial Intelligence. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 6033-6042.

Angel, K. N. (2025). Pertanggung Jawaban Pidana Terhadap Pengembang Individu Dalam Penggunaan Artificel Intellegence Pada Kejahatan Siber (Doctoral dissertation, Universitas Narotama).

Ayu, R., Karna, W., & Wibowo, B. (2026). Transformasi Penegakan Hukum di Era Kecerdasan Buatan: Analisis Normatif terhadap Kebutuhan Reformasi Regulasi Hukum Pidana dan Acara Pidana di Indonesia. Legal Note, 1(3), 92-98.

Cantika, N., Hidayat, F. A., Indriana, P. S., Sirait, F. R., & Rasyid, Y. A. M. (2025). Pertanggungjawaban Pidana Atas Penyalahgunaan Artificial Intelligence (Ai) Dalam Produksi Konten Hoaks Dan Deepfake Di Media Sosial. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(4), 2590-2599.

Haefani, H. Z., & Mulyanti, A. S. (2025). Urgensi Reformasi Hukum Pidana Indonesia dalam Menjerat Pelaku Deepfake Pornografi Berbasis Artifical Intellegence. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 3(3), 12-26.

Haris, M. T. A. R., & Tantimin, T. (2022). Analisis pertanggungjawaban hukum pidana terhadap pemanfaatan artificial intelligence di Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(1), 307-316.

Haris, M. T. A. R., & Tantimin, T. (2022). Analisis pertanggungjawaban hukum pidana terhadap pemanfaatan artificial intelligence di Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(1), 307-316.

Nada, F., Abqori, F. F., RH, D. R. N. F., Rahadiyan, I., & Riswandi, B. A. (2024). Gagasan Pengaturan Artificial Intelligence Sebagai Subjek Hukum Di Indonesia. In Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (pp. 149-157).

Pane, M. D., & Permana, M. Z. S. (2025). Pertanggungjawaban pidana terhadap pengembang artificial intelligence pada kasus pelanggaran privasi dan data pribadi. Judge: Jurnal Hukum, 6(03), 467-472.

Putri, N. P. M., Hartono, M. S., & Yudiawan, I. D. G. H. (2024). Analisis Reformulasi Pertanggungjawaban Pidana Pengguna Teknologi Deepfake Dalam Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Berbasis Artificial Intelligence. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 5(2), 120-129.

Rahayu, L. S., Marwiyah, S., & Amiq, B. (2026). Pertanggungjawaban Pidana Dalam Kejahatan Yang Melibatkan Artificial Intelligence Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(3), 5743-5751.

Rosyadi, S. Y., & Hoesein, Z. A. (2025). Pembaruan Hukum di Era Digital: Aspek Hukum terhadap Validitas Hasil Analisis Artificial Intelligence Sebagai Alat Bukti Dalam Penegakan Hukum Pidana Pertambangan. Judge: Jurnal Hukum, 6(03), 563-577.

Rudi Margono, S. H. (2026). Regulasi Artificial Intelligence (AI): Tantangan Penegakan Hukum Masa Depan. Profesor Rudi Margono.

Setiawan, A. D., & Wijayanto, I. (2025). Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Dalam Tindak Pidana Yang Melibatkan Artificial Intelligence. YUSTISI, 12(2), 174-187.

Soekanto, S. (2007). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat.

Sofian, A. (2025). Konsepsi Subjek Hukum dan Pertanggungjawaban Pidana Artificial Intellegence. Halu Oleo Law Review, 9(1), 13-26.

Syahirah, S. N., & Prasetyo, B. (2025). Tinjauan Yuridis Terhadap Penggunaan Teknologi Deepfake Untuk Pornografi Melalui Artificial Intelligence (AI) Di Indonesia. Jurnal Inovasi Hukum Dan Kebijakan, 6(1).

Wijanarko, S., Ekaningsih, L., & Farida, A. (2026). Konstruksi Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Pengembang Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen Elektronik. Lex Journal: Kajian Hukum dan Keadilan, 10(2), 329-341.

Yunita, A., & Hadi, S. (2026). Urgensi Pengaturan Pertanggungjawaban Pidana atas Kealpaan Artificial Intelligence dalam Pelayanan Kesehatan di Indonesia. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 5955-5963.

Published
2026-04-19
How to Cite
Ade Ari Gumilar, Zabidin, Rica Gusmarani, Makkah, & Iwan Rasiwan. (2026). Artificial Intelligence and Criminal Liability: New Challenges for Indonesian Criminal Law. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 8(2), 1387~1393. https://doi.org/10.56338/ijhess.v8i2.10031
Section
Articles