Efektivitas Komunikasi Pariwisata dalam Meningkatkan Wisata Budaya dan Sejarah Melalui Aktivitas Walking Tour oleh PLGGoodGuide

The Effectiveness of Tourism Communication in Enhancing Cultural and Historical Tourism through Walking Tour Activities by PLGGoodGuide

  • Aliza Apri Liani Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Fera Indasari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • M. Mifta Farid Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Keywords: AIDDA, Efektivitas Komunikasi, Komunikasi Pariwisata, Walking Tour, Wisata Budaya, Sejarah, AIDDA, Communication Effectiveness, Tourism Communication, Walking Tour, Cultural and Historical Tourism

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal Kota Palembang serta citra kota yang lebih dikenal sebagai destinasi wisata kuliner dibandingkan wisata budaya dan sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi pariwisata dalam meningkatkan minat wisata budaya dan sejarah melalui aktivitas walking tour yang diselenggarakan oleh Palembang Good Guide. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari founder, tour guide, dan wisatawan yang mengikuti kegiatan walking tour. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action) untuk menganalisis efektivitas komunikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pariwisata yang dilakukan oleh Palembang Good Guide melalui aktivitas walking tour berjalan efektif dalam menarik perhatian, menumbuhkan minat, membangun keinginan, hingga mendorong tindakan wisatawan untuk mengikuti kegiatan wisata budaya dan sejarah. Hal ini didukung oleh penggunaan storytelling yang menarik, interaksi langsung, serta penyampaian informasi yang komunikatif dan edukatif. Dengan demikian, aktivitas walking tour tidak hanya sebagai kegiatan wisata, tetapi juga sebagai media komunikasi pariwisata yang mampu meningkatkan pemahaman dan ketertarikan wisatawan terhadap sejarah dan budaya Kota Palembang.

References

Annisa, L. (2023). Walking tour sebagai strategi pengembangan wisata perkotaan. Warta Pariwisata, 21(1), 1–6.
Bungin, B. (2019). Komunikasi Pariwisata Tourism Communication.
Chen, H., & Rahman, I. (2018). Tourism Management Perspectives. Tourism Management, 26, 153–163.
Fill, C. (2016). Marketing communications. Pearson Education Limited.
Huete-Alcocer, N. (2017). A literature review of word of mouth and electronic word of mouth: Implications for consumer behavior. Frontiers in Psychology, 8, 1256.
Kim, J., & Fesenmaier, D. R. (2015). Measuring emotions in real time: Implications for tourism experience design. Journal of Travel Research, 54(4), 419–429.
Pramasto, A. (2022). Palembang & Dunia dalam Sejarah Berkelindan. CV Jejak (Jejak Publisher).
Priyanto, S. E., Par, M., Wiweka, K., Par, S. S. T., Par, M., Rech, M., & Endi, F. (2022). Pengantar Ilmu Pariwisata. CV. DOTPLUS Publisher.
Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21.
Published
2026-04-20
Section
Article