Kajian Literatur Karakteristik Gejala Dan Intensitas Serangan Penyakit Bercak Daun Pada Bibit Pre-Nursery Hingga TBM Tanaman Kelapa Sawit

Literature Review Of Characteristics Of Symptoms And Intensity Of Leaf Spot Disease Attacks On Pre-Nursery Seedlings To TBM Of Oil Palm Plants

  • Boy Sahat Parulian Samosir Program Studi Budi Daya Perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Novita Herawati Program Studi Budi Daya Perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Khoiril Husni Program Studi Budi Daya Perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Muhammad Shaleh Sitompul Program Studi Budi Daya Perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Guntoro Program Studi Budi Daya Perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia
Keywords: Bercak Daun, Kelapa Sawit, Intensitas Penyakit, Pathogen, Pembibitan, Leaf Spots, Oil Palm, Disease Intensity, Pathogen, Nursery

Abstract

Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu komoditas perkebunan utama yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Namun dalam proses budidayanya, tanaman kelapa sawit sering mengalami gangguan organisme pengganggu tanaman, salah satunya adalah penyakit bercak daun. Penyakit ini umumnya menyerang tanaman pada fase pembibitan hingga tanaman belum menghasilkan (TBM) dan dapat menurunkan kualitas serta pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik gejala serta intensitas serangan penyakit bercak daun pada bibit kelapa sawit berdasarkan berbagai sumber literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel ilmiah, jurnal penelitian, serta buku yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyakit bercak daun pada kelapa sawit umumnya disebabkan oleh beberapa jenis jamur patogen seperti Curvularia sp., Pestalotiopsis sp., Drechslera sp., dan Phyllosticta sp. Gejala penyakit ditandai dengan munculnya bercak kecil berwarna kuning yang kemudian berkembang menjadi bercak coklat hingga menyebabkan nekrosis pada daun. Intensitas serangan penyakit bervariasi tergantung kondisi lingkungan, varietas tanaman, serta pengelolaan pembibitan, dengan tingkat serangan yang dapat mencapai lebih dari 30% pada kondisi tertentu. Oleh karena itu, pengamatan dini serta pengelolaan pembibitan yang baik sangat diperlukan untuk menekan perkembangan penyakit bercak daun pada tanaman kelapa sawit.

References

Cameron, R. R., Yusticia, S. R., Afriani, S. R., & Febrianni, A. (2025). Analysis of Threshold Intensity of Leaf Spot Infestation Caused By Curvularia Spp. on Oil Palm Seedlings. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 9(3), 654–662. https://doi.org/10.32585/ags.v9i3.6657

Hutabarat, S. (2025). PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BERCAK DAUN (Curvularia sp ) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT BELUM MENGHASILKAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL II KEBUN ADOLINA.

Hutagalung, P. P., & Noer, Z. (2025). Eksplorasi Patogen dan Intensitas Penyakit Bercak Daun pada Bibit Kelapa Sawit Simalungun. Jurnal Ilmiah Pertanian ( JIPERTA), 7(2), 194–203. https://doi.org/10.31289/jiperta.v7i2.6003

Irham, W. H., Saragih, S. W., Febrianto, E. B., Yazid, A., Haholongan, R., Maulana, A., & Damanik, R. (2023). Strategi For Handling Curvularia Sp. Of Oil Palm Nurseries In Indonesia. Jurnal Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet, 7(2), 11–20.

Mardiyanti. (2023). Eksplorasi dan Identifikasi Patogen, Kejadian Penyakit dan Intensitas Penyakit Bercak Daun pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Kabupaten Simalungun. Repository Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/23586

Rozziansha, H. P. D. D. E. M. G. P. A. P. (2023). STATUS TERKINI PENYAKIT BERCAK DAUN KELAPA SAWIT DI SUMATERA DAN KALIMANTAN. Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 28(1), 27–38.

Silvana, D. R. (2025). ANALISIS PENGARUH KELEMBAPAN UDARA TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BERCAK DAUN (Curvularia sp) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT BELUM MENGHASILKAN.

Sulardi. (2021). BUDIDAYA TANAMAN KELAPA SAWIT (Vol. 32, Issue 3).

Tarigan, A., & Edi, W. (2024). Efektivitas Fungisida dalam Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada Pembibitan Kelapa Sawit. Agrovital?: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 115–118. http://dx.doi.org/10.35329/agrovital.v9i2.5160

Yusup, C. A., Eris, D. D., & Priwiratama, H. (2023). Alisin Dan Polifenol Sebagai Fungisida Organik Potensial Untuk Menekan Pertumbuhan Patogen Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 28(3), 146–153. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v28i3.113

Published
2026-04-29
Section
Article