Implementasi Perawatan Luka Modern Pada Pasien Ulkus Diabetik Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Jaringan Di Ruangan Bougenville RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Implementation Of Modern Wound Care In Patients With Diabetic Ulcers With Nursing Issues Of Tissue Integrity Disorders In The Bougenville Room Of The Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province
Abstract
Ulkus diabetikum merupakan komplikasi serius dari Diabetes Melitus yang disebabkan oleh gangguan vaskular dan neuropati, yang dapat menyebabkan luka kronis, infeksi, hingga amputasi. Perawatan luka modern terbukti efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan menurunkan risiko komplikasi lanjutan. Tujuan penelitian untuk menggambarkan implementasi perawatan luka modern pada pasien ulkus diabetikum dengan masalah keperawatan gangguan integritas jaringan.
Desain Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek satu pasien ulkus diabetikum. Instrumen penelitian berupa format pengkajian luka. Pengumpulan Data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian klien dapat melakukan perawatan luka modern selama tiga kali dalam 3x24 jam terjadi peningkatan granulasi, berkurangnya jaringan nekrotik, berkurangnya eksudat dan bau luka, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi pada luka maupun kulit sekitarnya. Implementasi perawatan luka modern terbukti efektif, evaluasi menunjukan perbaikan signifikan terhadap integritas jaringan.
Kesimpulan Perawatan luka modern efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum dengan meningkatkan granulasi, mengurangi jaringan nekrotik, eksudat, dan bau luka, serta mencegah infeksi pada area luka.
Saran Perawat diharapkan menerapkan perawatan luka modern secara rutin dan rumah sakit perlu menyediakan fasilitas serta bahan balutan modern untuk mendukung proses penyembuhan optimal.
References
Munirah S, Damayanti S, Hidayat N. Hubungan kadar gula darah dengan penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum di poliklinik bedah rsud sleman. 2024;17(2):94–102.
IDF. International Diabetes Federation. 2021.
Hicks CW. National Library Of Medicine. 2023;1.
Sudjendra KA. Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah. 2023.
Rekam medik RUPST. Laporan ICD 10 Rawat Inap. Palu; 2024.
Setiawan H, Mukhlis H, Wahyudi DA, Damayanti R. Kualitas Hidup Ditinjau dari Tingkat Kecemasan Pasien Penderita Ulkus Diabetikum. Maj Kesehat Indones. 2020;1(2):33–8.
Gaol LL, Phonna L. Diabetic Ulcuses Treatments Using Wound Care Method in Alhuda Wound Care Lhokseumawe. J Kesehat Akimal. 2023;2(1):65–73.
Kurdi F, Kholis AH, Hidayah N, Fitriasari M. Stress Pasien Dengan Ulkus Kaki Diabetikum Di Al Hijrah Wound Care Center Jombang. J Ilm Keperawatan (Scientific J Nursing). 2020;6(1):128–36.
Sutiyono, Silviana RF. Diabetes Mellitus. 2023;8(2):100–7.
Nia Ratnasari, Rahma AyuMuliawati, Farah Nibras Almira, & Ida Maryati. (2024). Penurunan Kompresi Balutan Pada Perawatan Ulkus Diabetikum Disertai Dengan Gangguan Pada Pembuluh Darah Arteri Dan Veina. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan, 2(3), 147–158Https://Doi.Org/10.61132/Corona.V2i3.470
Br Ginting D. Perawatan Luka dengan Modern Dressing Terhadap Diabetes Mellitus Tipe 2: Studi Literatur. Heal Sci Pharm J. 2024;7(1):63–9.






