Implementasi terapi membuat kerajinan tangan pada pasien gangguan halusinasi pendengaran dengan skizofrenia di UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah

Implementation Of Handicraft Therapy For Auditory Hallucinations Patients With Schizophrenia At Madani Regional General Public Hospital Of Central Sulawesi Province

  • Agnes Hilda Hilika Akademi Keperawatan Justitia
  • Nur Febrianti Akademi Keperawatan Justitia
  • Rosita Akademi Keperawatan Justitia
Keywords: skizofrenia; halusinasi pendengaran; terapi kerajinan tangan

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan proses pikir, persepsi, emosi, dan perilaku, serta salah satu gejala utamanya adalah halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran dapat menyebabkan pasien merasa takut, gelisah, hingga berperilaku agresif atau menyakiti diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi membuat kerajinan tangan terhadap kemampuan pasien skizofrenia dalam mengontrol halusinasi pendengaran

 Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif yang dilaksanakan di ruang Manggis UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah, dengan fokus pada implementasi terapi kerajinan tangan terhadap pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran

 Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi membuat kerajinan tangan selama beberapa sesi, pasien mengalami penurunan frekuensi halusinasi pendengaran, peningkatan kemampuan konsentrasi, peningkatan harga diri, serta mulai menunjukkan keterlibatan dalam interaksi sosial. Pasien menjadi lebih kooperatif, tidak lagi berbicara sendiri, dan lebih fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Terapi kerajinan tangan memiliki berbagai manfaat bagi pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Aktivitas ini membantu mengalihkan fokus pasien dari stimulus halusinatif, meningkatkan konsentrasi, dan melatih keterampilan motorik halus. Selain itu, terapi ini juga dapat meningkatkan harga diri, mengurangi perilaku menarik diri, serta mendorong keterlibatan sosial pasien. Dengan membuat karya sederhana, pasien merasa lebih berdaya, tenang, dan terarah dalam menjalani proses pemulihan

References

Sekar Intania P, Untari R. Pengaruh Aktivitas Kerajinan Tangan terhadap Self Esteem pada Pasien Skizofrenia. J Ter Wicara dan Bhs. 2024;3(1):202–10.
WHO. World Health Organiztion Skizofrenia. Word Heath Organozation. 2022;

SKI. Survesi Kesehatan Indonesia (SKI). Kemenkes BPKP. 2023;1–68.

RSUD.Madani. Data Keadaan Morbiditas Pasien Rawat Inap Rumah Sakit. 2024.

Agustaria Ginting. Karakteristik Penderita Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Prof.DR.M. Ris Ilmu Kesehat Umum. 2024;2(1):1–21.

Slametiningsih, Yunitri N, Nuraenah, Hendra. Buku Ajar Kep Jiwa Gangguan Penelitian. Bukuajar. 2019;(KEPJIWA):1–91.

Yulianah Sulaiman. Presepsi Sensori dengan Halusinasi Penglihatan. J Pendidik dan Teknol Kesehat. 2023;6(1):20–30.

Laela S. Buku Ajar Buku Ajar Keperawatan Jiwa. 2024.

Nugroho, Rahmawati AN. Studi Kasus Halusinasi Pendengaran pada Pasien Schizofrenia. J Keperawatan Notokusumo. 2022;10(1):21.

Sekar P. PENGARUH AKTIVITAS KERAJINAN TANGAN TERHADAP SELF ESTEEM PADA PASIEN SKIZOFRENIA. 2024;3:202–.

Amanda N, R FD. ARRAZI?: Scientific Journal of Health Penerapan Terapi Meronce Manik-Manik pada Pasien dengan Halusinasi Pendengaran. 2025;3:127–36.

sri wahyuni 2020. No. SSRN Electron J [Internet]. 2020;1(1):1689–99. Tersedia pada: http://www.soas.ac.uk/cedep-demos/000_P506_RM_3736-Demo/module/pdfs/p506_unit_01.pdf%0Ahttps://ejournal.poltektegal.ac.id/index.php/siklus/article/view/298%0Ahttp://repositorio.unan.edu.ni/2986/1/5624.pdf%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jana.2015.10.005%0Ahtt

Amanda N, Dineva R F, Pertiwi ER. Penerapan Terapi Meronce Manik-Manik pada Pasien dengan Halusinasi Pendengaran. Arrazi Sci J Heal [Internet]. 2025;3:127–36. Tersedia pada: https://journal.csspublishing.com/index.php/arrazi

Laela S, Nyumirah S, Siagian IO, Hasniah, Astuti P, Amaliah SL, et al. Etilogi Keperawatan Jiwa. 2024.
Published
2026-02-07
Section
Article