Uji Efektivitas Daya Serap Tanaman Kangkung Air Dalam Menurunkan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Pabrik Tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango

Effectiveness Test of Water Spinach Absorption Capacity in Reducing Chemical Oxygen Demand (COD) Levels in Liquid Waste from the Ayula Tilango Tofu Factory in Bone Bolango Regency

  • Siti Faujia Kango Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
  • Herlina Jusuf Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
  • Herlina Yusuf Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
  • Ayu Rofia Nurfadillah Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
Keywords: Fitoremediasi, Kangkung Air, COD, Limbah Cair Tahu

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu mengandung bahan organik tinggi yang dapat meningkatkan nilai Chemical Oxygen Demand (COD) sehingga mencemari lingkungan perairan. Salah satu upaya pengolahan limbah secara alami adalah fitoremediasi menggunakan tanaman air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair pabrik tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango.

Jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan One Group Pretest–Posttest Design menggunakan variasi jumlah rumpun tanaman sebanyak 10, 15, dan 20 rumpun, masing-masing dengan tiga kali replikasi dan waktu kontak selama 1×24 jam. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, dan kadar COD sebelum serta sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung air belum efektif menurunkan kadar COD. Nilai signifikansi uji ANOVA sebesar p = 0,823 (p > 0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan antarperlakuan. Faktor penyebab antara lain pH limbah yang tinggi (9,42), waktu kontak singkat (1 hari), dan pembusukan tanaman akibat kepadatan biomassa. 

Kesimpulannya, kangkung air belum mampu menurunkan kadar COD secara signifikan. Disarankan penelitian selanjutnya memperpanjang waktu kontak dan menambah parameter pendukung.

References

Ahmad, H., & Adiningsih, R. (2019). Efektivitas metode fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok dan kangkung air dalam menurunkan kadar BOD dan TSS pada limbah cair industri tahu. Jurnal Farmasetis, 8(2)
Aldi, Y., Putri, H. J., & Utami, R. T. (2023). In Vitro Anti-Inflammatory Test Of Genjer Leaf Extract (Limnocharis Flava). Formosa Journal Of Sustainable Research, 2(5), 1217-1226.
Devi, C. M. (2021). Penurunan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Secara Alami Pada Limbah Cair Tahu: Literature Review. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dewi, M.?O., & Akbari, T. (2023). Pengolahan limbah cair tahu dengan metode fitoremediasi tanaman eceng gondok pada industri tahu B Kota Serang. Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam
Evert, J., liku, Mulya, W., Sipahutar, M. K., Iin., & Sari, P. (2022). Mengidentifikasi Sumber Pencemaran Air Limbah Di Tempat Kerja.
Hermida, N., Mulyadi, & Azizah, N. (2021). Pengaruh pH terhadap Efektivitas Pengolahan Limbah Cair dengan Sistem Wetland. Jurnal Teknologi Lingkungan, 22(2), 125–133.
Hidayah, N., Prasetyo, T., & Utami, R. (2021). Pengaruh Kondisi Lingkungan terhadap Efektivitas Fitoremediasi Limbah Cair. Jurnal Teknologi Lingkungan, 22(1), 77–86.
Kusna, A. (2021). Pengaruh Limbah Tahu Terhadap Kualitas Air Sungai Di Desa Mejing Kecamatan Candimulyo. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 4(1), 400–403.
Mulya, M. P., Muhammad, D., & Maryani, A. T. (2020). Pemanfaatan Tumbuhan Air (Hydrilla Verticillata) Dalam Meningkatkan Karakteristik Limbah Cair Tahu Dengan Metode Biofiltrasi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 3(1), 1–10.
Nurhayati, S., Pratama, A., & Dewi, K. (2022). Pengaruh Lama Kontak terhadap Penurunan COD oleh Kangkung Air dalam Limbah Industri. Jurnal Riset Lingkungan, 10(3), 198–207.
Riyanto, A. (2023). Fitoremediasi kayu apu, eceng gondok, dan bambu air untuk menurunkan kadar BOD air limbah pabrik tahu. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(2)
Saputra, R., Kurniawan, A., & Pramudita, D. (2022). Analisis Penurunan COD pada Limbah Cair Industri Pangan dengan Tanaman Air. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 18(3), 201–210.
Setiawan, H., Pratama, Y., & Dewi, L. (2020). Adaptasi Mikroba Terhadap pH pada Proses Pengolahan Limbah Organik. Jurnal Mikrobiologi Indonesia, 15(2), 89–98.
Singaperbangsa, A.?B.?P. (2024). Pengaruh waktu tinggal terhadap penurunan kadar polutan, pH, suhu limbah cair industri tahu menggunakan tanaman melati air (Echinodorus palaefolius). Jurnal Teknologi Kimia Unimal
Suta, I. K. F. R., Sumadewi, N. L. U., & Astuti, N. P. W. (2023). Efektifitas Kombinasi Filtrasi dan Fitoremidiasi dengan Tanaman Kangkung Air pada Limbah Tempe Tahun 2022. JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI), 2(2).
Solahudin, D., & Sari, P.A. (2020). Fitoremediasi Limbah Radioaktif Cair Menggunakan Kayu Apu (Pistia Stratiotes) Untuk Menurunkan Kadar Torium. Eksplorium: Buletin Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir, 41(2), 139-150.
Syuhada, A.?D., Saputra, A.?E., & Gunawan, T. (2023). Potensi tanaman Azolla microphylla dan Pistia stratiotes dengan metode fitoremediasi dalam pengolahan limbah tahu. Buletin Keslingmas.
Utami, F.?R., Jalius, J., & Kalsum, U. (2023). Perbandingan pengolahan limbah cair rumah makan menggunakan berbagai tanaman fitoremediasi (eceng gondok, kangkung air, kiambang). Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 4(1)
Yuliani, N., Hasan, R., & Putra, P. (2021). Pengaruh Suhu terhadap Penurunan COD pada Pengolahan Limbah Organik. Jurnal Teknik Lingkungan, 27(1), 31–40.
Published
2026-02-08
Section
Article

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>