Pengaruh Edukasi Penyakit Diabetes Melitus dengan Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan

The Effect of Diabetes Mellitus Education Using Audio-Visual Media on the Level of Knowledge and Attitudes of Adolescents at SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Pekalongan Regency

  • Putri Salsabila Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, – Jawa Tengah – Indonesia
  • Isrofah Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, – Jawa Tengah – Indonesia
  • Dani Prastiwi Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, – Jawa Tengah
Keywords: Edukasi kesehatan, Diabetes Melitus, Media audio visual, Pengetahuan, Sikap, Remaja.

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok usia remaja. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta pencegahan DM menyebabkan remaja berisiko mengalami gangguan kesehatan di masa mendatang. Edukasi kesehatan melalui media audio visual dinilai mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami sehingga berpotensi meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap positif remaja terhadap pencegahan DM. Mengetahui pengaruh edukasi penyakit DM dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden kelompok kontrol, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan edukasi menggunakan media audio visual, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi dengan metode diskusi. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired T Test. Rerata skor pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat dari 12,38 ± 1,970 menjadi 19,58 ± 2,062 dengan selisih 7,200 (p value = 0,000). Rerata skor sikap meningkat dari 23,88 ± 1,381 menjadi 35,95 ± 1,679 dengan selisih 12,075 (p value = 0,000). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan edukasi penyakit DM dengan media audio visual terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap remaja (p < 0,05). Edukasi penyakit Diabetes Melitus dengan media audio visual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

References

Alifah, R. N., Nahda, S., Tarigan, C. S. F., Nugroho, E., Nisa, A. A., & Handayani, O. W. K. (2024). Intervensi Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Diabetes Melitus pada Siswa Sekolah Dasar. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 8(2), pp. 225–234.
Andriani, R., Nurikmal, H., Apriani, F., & Nasution, N. (2024). Efektivitas Edukasi Berbasis Motion Graphic dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan diabetes melitus tipe 2. Banda Nursing Journal, 1(1), pp. 23–27.
Aulivia, R., & Dewi, I. (2024). Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Remaja Di SMK Darussalam Makassar. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(5), pp. 8–13.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2022). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Fathoni, A., & Jafar, S. R. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Video “MENJADI (Mencegah Sejak Dini)” Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Pencegahan Diabetes Mellitus. Bima Nursing Journal, 7(1), pp. 59–65.
Hamid, S., Yusra, A., & Subki, S. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Diabetes Mellitus pada Remaja di SMA Negeri I Samudera Kabupaten Aceh Utara. Indonesian Trust Health Journal, 8(1), pp. 39–44.
Harmawati, & Patricia, H. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Pelaksanaan Senam Kaki Diabetes Mellitus. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), pp. 263–270.
Hidayah, N. M., Mintarsih, S. N., & Ambarwati, R. (2022). Edukasi gizi seimbang dengan media video terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri. Sport and Nutrition Journal, 4(1), pp. 1–6.
Humayra, S. D., Veri, N., Dewi, S., Dewita, D., & Abdurrahman, A. (2025). Efektivitas edukasi dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan diabetes mellitus pada remaja. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5(2), pp. 49–55.
International Diabetes Federation. (2020). IDF diabetes atlas. Brussels: International Diabetes Federation.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khatimah, H., & Sari, N. P. (2024). Peningkatan Pengetahuan Resiko DM melalui Media Audio Visual pada Remaja di SMAN 18 Makassar. Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), pp. 385–388.
Mustilah, F., Anggraini, & Putri, R.D. (2024). Perbedaan Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Metode Ceramah dan Penggunaan Buku KIE Kader Kesehatan Remaja Terhadap Pengetahuan Remaja di Posyandu. MJ (Midwifery Journal), 4(3), pp. 129–136.
Octrisdey, K., dkk. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dusun Batu Merah B Terkait ISPA. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(3), pp. 159–166.
Sarah, N., Haskas, Y., & BN, I.R. (2024). Perbandingan Efektivitas Intervensi Media Edukasi Kesehatan Berbasis Audio Visual dan Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Dalam Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(5), pp. 71–76.
Sugiyono (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryati, E.S. (2025). Pengaruh Edukasi Multimedia Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Remaja dalam Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus di Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik), 8(2), pp. 1–10.
Wahyuni, S., & Arisani, G. (2022). Media Audio Visual Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(30), pp. 426–432.
Wahyuningsih, S., Susmiati, & Deswita (2023). Pendidikan Kesehatan Health Belief Model (HBM) Terhadap Perilaku Diet Remaja. Journal of Telenursing (JOTING), 5(1), pp. 238–244.
World Health Organization. (2020). Global report on diabetes. Geneva: World Health Organization.
Published
2026-03-15
Section
Article